Entri Populer

Selasa, 14 Juli 2015

Nails art dan Muslimah

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarrakatu..  Udah lama banget gak buat postingan~ Cerita dikit gpp lah ya ^_^ jadi ceritanya abis aku buat blog lalu aku buat 2 postingan eh ga tau kenapa, aku ga bisa ngepost lagii pffftt lalu beberapa hari yg lalu ada orang comment dipostinganku yg lama, jadi iseng2 nyoba ngepost eh bisaa yeyy 😉

Nah kali ini aku bakal bahas mengenai nails art, lagi booming nih hehe ^_^ tau nails art kan? Noh ada di foto, seperti yg kita tau bahwa setiap wanita menyukai keindahan #eaa wanita senang berhias dan memanjakan dirinya dengan semua hal yang indah-indah, termasuk salah satunya adalah menghias kuku.

jaman dulu waktu aku masih kecil2 gitu orang ngehias kuku hanya dengan inai atau pacar kuku, tapi skrg varian cat kuku atau kutek berbahan kimia sangat banyak, dan desain menghias kuku pun juga beragam. Ada yang disebut nail art atau seni menghias kuku, yakni mengecat kuku dengan berbagai desain dan warna agar kuku tampak cantik.
Sebenarnya (nih aku baru tau) , slama ini nail art atau menghias kuku dengan cat kuku ini bukan perbuatan yang khusus dilakukan oleh wanita-wanita kafir, boleh-boleh saja muslimah menggunakannya.
Nah, bolehnya menggunakan cat kuku atau kutek ini pun bersyarat, yaitu digunakan hanya pada saat sedang tidak shalat seperti saat haid dan nifas misalnya. Mengapa?
Karena sifat cat kuku adalah menghalangi jalannya air saat bersuci. Padahal, segala sesuatu yang menghalangi jalannya air pada bagian tubuh yang harus disucikan dalam  mandi dan berwudhu tidak boleh dipergunakan, karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah berfirman :
فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ

“Artinya : Maka basuhlah mukamu dan tanganmu”. [Al-Maidah : 6]

Bagaimana dengan Pacar atau Inai ?

Sifat inai atau pacar kuku berbeda dengan kutek. Inai memberikan pewarnaan saja pada kuku, tidak merubah ketebalan kuku atau tidak membuat lapisan di atas kuku. Sedangkan kutek adalah serupa adonan yang menempel di kuku sehingga ada lapisan yang dapat menghalangi mengalirnya air. Selama penggunaan inai ini tidak dicampur dengan sesuatu yang dapat menghalangi jalannya air, maka boleh menghias kuku dengan inai.
Selain itu, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah faktor keamanan dan kesehatan. Kutek atau cat kuku yang banyak bermunculan saat ini tidak lagi sama dengan kutek jaman dahulu yang berbahan alami. Kutek yang banyak sekarang ini diracik dari campuran berbagai macam bahan kimia yang tentunya jika terlalu sering digunakan juga akan berdampak negatif untuk kesehatan kuku dan bagian tubuh lainnya yang terpapar zak kimia berbahaya. Dan tentunya, seperti yang kita ketahui, segala sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain itu hukumnya terlarang. Wallahu a’lam.

Sekiranya itu aja yaa, mohon dengan saran bagi para pembaca untuk memberikan kritik dan saran karena sesungguhnya ilmu saya sangat amatlah ceteeek hehehe
Wassalamualaikum warrahmatullah Wabarrakatu

Sabtu, 14 Juni 2014

Tata Cara Mandi Junub atau Mandi Wajib


1. Jika mandi besar disebabkan junub Mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi besarnya adalah
    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDU LILLAHI TA’ALA


Artiya : Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardu karena Allah Ta’ala

2. Jika mandi besarnya disebabkan karena haid maka niat mandi besarnya adalah

    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDU LILLAHI TA’ALA


Artinya : Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haid, fardlu karena Allah Ta’ala

3. Jika mandi besarnya disebabab karena nifas, maka niyat mandi besarnya adalah

    BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDU LILLAHI TA’ALA


Artinya : Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardu karena Allah Ta’ala

La Tahzan Innallaha Ma'ana


 Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh
         Selawat dan salam diucapkan kepada Junjungan Besar Nabi Muhammad s.a.w. , ahli keluarga dan sahabat-sahabat baginda dan mereka-mereka yang mengikuti mereka dari masa ke masa sehingga ke hari kiamat. Semogakita semua berada di dalam keadaan sehat wal-afiat, beriman, bertakwa dan bergembira di atas nikmat dan rahmat yang telah dikurniakan Allah s.w.t kepada kita semua.
          rasanya udah lama banget gak ngeluarin postingan semenjak terhentinya perjalanan blog aku yang lama (gak bisa dibuka). hehe
kali ini aku lagi akan bahas tentang Jangan Bersedih :)

La Takhaf Wa La Tahzan Innallaha Ma’ana
Janganlah kamu takut dan janganlah kamu bersedih hati. Sesungguhnya Allah ada bersama kita
udah pada tau tentang arti dan maksud dari kalimat ini?
        Kalimat ini benar-benar jadi motivasi ketika aku terpuruk dan sedih. Kita harus selalu berusaha menguatkan diri agar bisa melawan kesedihan yang kita hadapi. Kita harus selalu yakin bahwa Allah selalu ada bersama kita. Kita tidak menghadapi semua masalah sendirian. Allah tidak akan memberikan ujian kepada hambanya melebihi kemampuan yang dimilliki oleh hambanya. 
       Yakinlah, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita. jika anda kehilangan yang baik, maka InsyaAllah akan ada yang terbaik untuk kamu. Sesungguhnya Allah Maha Baik. maka, berbuat baiklah pada Allah, maka InsyaAllah Allah akan memudahkan kita dalam segala urusan kita. Ingatlah bahwa Tidak ada kesukesan yang terjadi tanpa Usaseha.